9 mins read

8 Cara Riset Produk Trend dan Terlaris agar Stok Cepat Laku

cara riset produk
Mekari POS Insight

  • Riset produk adalah proses mencari dan memvalidasi produk yang berpotensi laku sebelum menyediakan stok, mencakup analisis permintaan, tren, kompetitor, harga, dan margin.
  • Tren pasar perlu divalidasi dengan data penjualan sendiri. Produk yang viral belum tentu laku di toko Anda, dan produk dengan penjualan terbanyak belum tentu paling menguntungkan.
  • Mekari POS hadir sebagai solusi multi-industri berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis retail, F&B, dan jasa. Mekari POS membantu menampilkan produk terlaris, tren penjualan, dan pergerakan stok dari seluruh outlet sebagai dasar keputusan riset produk.

Memilih produk hanya berdasarkan feeling atau mengikuti tren bisa membuat stok tidak laku dan modal tertahan di gudang. Karena itu, sebelum menambah produk, penjual perlu memastikan ada permintaan pasar dan peluang keuntungan yang masuk akal.

Artikel ini membahas cara riset produk secara bertahap, mulai dari memantau tren dan memvalidasi permintaan hingga menghitung margin dan menganalisis data penjualan untuk menemukan produk yang layak dijual.

Apa itu riset produk?

Riset produk adalah proses mencari dan memvalidasi produk yang berpotensi laku di pasar sebelum menginvestasikan modal untuk menyediakan stok. Proses ini mencakup analisis permintaan, tren pasar, kompetitor, harga jual, dan margin keuntungan untuk menilai kelayakan suatu produk.

Riset ini penting karena menambah variasi produk tidak selalu menjamin penjualan yang baik. Tanpa memahami kebutuhan pasar, penjual berisiko menyediakan barang yang kurang diminati, menumpuk stok yang sulit terjual, atau kehilangan peluang penjualan karena produk yang dicari pelanggan tidak tersedia.

Tantangan tersebut terlihat dalam laporan Netstock tahun 2026. Sebanyak 24% bisnis kecil dan menengah secara global melaporkan bahwa lebih dari 10% persediaannya merupakan dead stock, meningkat dari 12% pada 2024. 

Data ini menunjukkan bahwa memperluas pilihan produk perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap permintaan pasar. Karena itu, riset produk membantu penjual menilai peluang penjualan sebelum menambah stok, sehingga keputusan pembelian lebih terarah dan risiko modal tertahan pada barang yang sulit terjual dapat dikurangi.

Cara riset produk

Berikut delapan langkah yang bisa digunakan untuk menilai peluang suatu produk sebelum menyediakan stok dalam jumlah besar.

1. Tentukan kategori dan tujuan riset

Mulailah dengan menentukan kategori produk yang sesuai dengan bisnis dan target pelanggan, misalnya fashion, kebutuhan rumah tangga, atau makanan ringan. Setelah itu, tetapkan tujuan riset, apakah untuk mencari produk baru, mengganti produk yang lambat terjual, atau menambah variasi produk yang sudah ada.

Tujuan ini membantu Anda menentukan data apa yang perlu dikumpulkan dan indikator apa yang digunakan untuk menilai potensi produk.

Google Trends dapat membantu Anda melihat perubahan minat pencarian terhadap produk dari waktu ke waktu dan antarwilayah. Informasi ini berguna untuk mengenali produk yang mulai menarik perhatian pasar atau memiliki pola permintaan musiman.

Namun, grafik Google Trends tidak menunjukkan jumlah pencarian secara langsung. 

New Insight

Menurut Google News Initiative, angka pada grafik merupakan indeks relatif dengan nilai tertinggi 100 berdasarkan popularitas suatu istilah dalam periode dan wilayah yang dipilih.

Karena itu, gunakan Google Trends untuk membandingkan pola minat terhadap beberapa produk, bukan untuk memperkirakan jumlah calon pembeli atau memastikan besarnya permintaan. Hasilnya perlu dilengkapi dengan data penjualan dan kondisi pasar agar penilaian peluang produk lebih akurat.

3. Periksa permintaan di marketplace dan media sosial

Marketplace dapat membantu Anda mengidentifikasi produk yang banyak diminati melalui kategori terlaris, jumlah penjualan yang ditampilkan, dan ulasan pembeli. Sementara itu, media sosial seperti Instagram dan TikTok dapat digunakan untuk memantau produk yang sedang ramai dibicarakan.

Catat produk yang menarik perhatian, kisaran harga, jumlah pesaing, dan konsistensi permintaannya. Jangan langsung menyimpulkan bahwa produk tersebut layak dijual hanya karena memiliki banyak penjualan atau sedang viral.

4. Dengarkan kebutuhan pelanggan

Setelah mengamati tren dan produk yang diminati pasar, cari tahu alasan di balik minat tersebut dengan mempelajari kebutuhan pelanggan. Anda dapat membaca ulasan produk, memperhatikan keluhan pembeli, atau melakukan survei singkat untuk mengetahui hal yang mereka cari tetapi belum terpenuhi.

Ulasan menjadi salah satu sumber informasi yang relevan karena dapat memengaruhi keputusan pembelian sekaligus memperlihatkan pengalaman konsumen terhadap suatu produk. 

Survei PowerReviews menunjukkan bahwa 74% konsumen mengandalkan rating dan ulasan untuk mengenal produk yang belum pernah mereka beli, sedangkan 45% tidak akan membeli produk yang belum memiliki ulasan.

Bagi penjual, ulasan tersebut juga dapat digunakan untuk menemukan peluang pengembangan produk. Jika memiliki toko fisik, Anda juga dapat menanyakan produk yang dicari pelanggan tetapi belum tersedia.

5. Bandingkan kompetitor dan harga

Amati penjual yang menawarkan produk sejenis, baik di marketplace maupun toko fisik. Bandingkan harga, variasi produk, paket penjualan, kualitas, dan keunggulan yang mereka tawarkan.

Tujuannya bukan sekadar mencari harga termurah, melainkan menemukan celah pasar. Misalnya, produk dengan permintaan cukup tinggi tetapi pilihan ukuran terbatas dapat menjadi peluang jika bisnis Anda mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

6. Hitung HPP dan margin keuntungan

Produk yang laris belum tentu menghasilkan keuntungan yang memadai. Sebelum memilih produk, hitung harga pokok penjualan (HPP) dan biaya lain yang relevan, seperti kemasan, ongkos kirim dari pemasok, komisi platform, dan biaya promosi.

7. Uji pasar dengan stok kecil

Setelah menemukan produk yang memiliki permintaan dan potensi margin, lakukan pengujian dalam skala kecil. Anda dapat membeli stok terbatas, menawarkan sampel, atau membuka pre-order jika sesuai dengan model bisnis dan ketentuan penjualan yang berlaku.

Pantau jumlah pembelian, tanggapan pelanggan, dan keuntungan yang dihasilkan. Hasil pengujian ini menjadi dasar untuk menentukan apakah stok perlu ditambah atau produk sebaiknya dievaluasi kembali.

8. Evaluasi data penjualan sendiri

Data pasar menunjukkan produk yang berpotensi laku secara umum, sedangkan transaksi toko memperlihatkan produk yang benar-benar dibeli pelanggan Anda. Karena itu, penjual yang sudah beroperasi perlu menjadikan data penjualan internal sebagai bagian dari riset produk.

Analisis penjualan berdasarkan produk, kategori, dan periode untuk mengetahui barang yang konsisten laku, lambat terjual, atau sering kehabisan stok. Gunakan hasilnya untuk menentukan produk yang perlu ditambah, dipromosikan, atau dihentikan.

Evaluasi ini juga menjadi masukan bagi riset berikutnya agar keputusan pembelian stok tidak hanya mengandalkan tren pasar.

Cara riset produk yang sedang tren

Tidak semua tren memiliki pola permintaan yang sama. Ada produk yang diminati dalam jangka panjang, produk yang mengalami lonjakan pada musim tertentu, dan produk yang hanya viral dalam waktu singkat.

Jenis trenCiri-ciriStrategi stok
Tren jangka panjangMinat meningkat atau bertahan selama beberapa tahunPertimbangkan stok lebih besar setelah permintaan dan margin tervalidasi
Tren musimanMinat naik dan turun pada periode tertentu yang berulangSiapkan stok menjelang musim permintaan dan sesuaikan setelahnya
Tren viral sesaatMinat melonjak tajam lalu turun dalam waktu relatif singkatMulai dari stok terbatas dan evaluasi penjualan dengan cepat

Untuk mengidentifikasi pola tersebut, buka Google Trends, bandingkan beberapa kata kunci produk, pilih wilayah Indonesia, lalu amati grafik dalam rentang waktu yang berbeda. Rentang beberapa tahun dapat membantu mengidentifikasi pola musiman dan membedakan tren jangka panjang dari lonjakan sesaat.

Setelah menemukan produk yang sedang naik daun, validasi kembali permintaannya melalui marketplace, ulasan pelanggan, harga kompetitor, dan perhitungan margin. Minat pencarian yang tinggi tidak otomatis berarti produk tersebut akan laku atau menguntungkan.

Metrik yang dapat digunakan dalam melakukan riset produk 

Produk terlaris dapat diidentifikasi melalui dua sumber utama, yaitu data pasar dan data transaksi toko sendiri. Data pasar membantu melihat produk yang diminati secara umum, sedangkan data internal menunjukkan produk yang paling sesuai dengan pelanggan bisnis Anda.

Untuk menilai produk terlaris dari data internal, jangan hanya mengandalkan jumlah unit yang terjual. Gunakan beberapa metrik berikut sesuai tujuan evaluasi.

MetrikHal yang diukurHal yang perlu diperhatikan
Unit terjualJumlah barang yang dibeliProduk murah dapat mendominasi jumlah unit tanpa memberikan kontribusi keuntungan terbesar
OmzetNilai penjualan yang dihasilkanOmzet tinggi belum tentu berarti margin tinggi
Margin kotorSelisih harga jual dan HPP relatif terhadap harga jualPerhitungannya belum mencakup seluruh biaya operasional
Perputaran stokSeberapa cepat persediaan terjual dan diperbaruiPerlu dibaca bersama tingkat ketersediaan stok dan pola permintaan
Frekuensi pembelian ulangSeberapa sering pelanggan membeli kembaliMembutuhkan data transaksi berulang atau identifikasi pelanggan

Setelah mengumpulkan data, kelompokkan produk berdasarkan kontribusi penjualan dan margin. Produk dengan penjualan konsisten serta margin yang sehat perlu dijaga ketersediaannya. Sebaliknya, produk dengan penjualan rendah dan stok yang lama tertahan perlu dievaluasi, misalnya melalui penyesuaian harga, promosi, atau penghentian pembelian ulang.

Kesalahan umum saat riset produk

Riset produk perlu dilakukan agar keputusan memilih produk sesuai dengan kebutuhan pasar dan kondisi bisnis. Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari.

1. Hanya mengikuti produk viral

Produk yang sedang ramai dibicarakan belum tentu memiliki permintaan yang bertahan lama. Membeli stok dalam jumlah besar tanpa menguji pasar dapat meningkatkan risiko barang tidak terjual.

2. Mengabaikan margin keuntungan

Penjualan tinggi tidak selalu menghasilkan keuntungan besar. HPP, komisi marketplace, biaya pengiriman, dan promosi dapat mengurangi margin sehingga perlu dihitung sebelum produk dipilih.

3. Bergantung pada satu sumber data

Google Trends menunjukkan pola minat pencarian, marketplace memberikan gambaran permintaan dan persaingan, sedangkan survei membantu memahami kebutuhan pelanggan. Mengandalkan satu sumber saja dapat menghasilkan kesimpulan yang kurang lengkap.

4. Tidak mengevaluasi perubahan permintaan

Minat pelanggan, harga pemasok, dan tingkat persaingan dapat berubah. Riset yang hanya dilakukan sekali berisiko membuat keputusan stok tidak lagi sesuai dengan kondisi pasar.

5. Mengabaikan data penjualan internal

Tren pasar belum tentu mencerminkan perilaku pelanggan toko Anda. Tanpa mengevaluasi transaksi sendiri, penjual dapat melewatkan produk yang sebenarnya memiliki permintaan konsisten atau terus menyediakan barang yang kurang diminati.

6. Langsung membeli stok dalam jumlah besar

Produk yang terlihat menjanjikan tetap memiliki risiko penjualan. Uji pasar dengan stok terbatas terlebih dahulu untuk menilai respons pelanggan dan margin sebelum meningkatkan jumlah pembelian.

Setelah produk terpilih mulai terjual, evaluasi hasilnya secara berkala melalui data penjualan dan laporan keuangan. Anda dapat mempelajari laporan laba rugi untuk memahami pendapatan, biaya, dan laba bisnis sebagai bagian dari evaluasi kinerja produk.

Ambil keputusan produk lebih akurat dengan Mekari POS

Riset dari luar toko memberi gambaran peluang, tetapi keputusan stok yang tepat membutuhkan data transaksi sendiri, mulai dari unit terjual, omzet, margin, perputaran stok, hingga pembelian ulang pelanggan. Tanpa sistem pencatatan, menelusuri produk terlaris dan produk yang lambat laku dari buku catatan atau spreadsheet memakan waktu dan rawan keliru, apalagi jika toko memiliki beberapa outlet.

Mekari POS adalah solusi multi-industri berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis retail, F&B, dan jasa. Melalui solusi POS untuk bisnis retail, Mekari POS membantu bisnis membaca data penjualan dan stok sebagai dasar riset produk. Berikut fitur yang dapat dimanfaatkan:

  • Laporan produk terlaris dan tren penjualan: Lihat produk yang paling banyak terjual dan pola penjualannya per periode, sehingga produk yang konsisten laku mudah dibedakan dari lonjakan sesaat.
  • Performa produk dan kategori: Bandingkan kontribusi setiap produk dan kategori terhadap penjualan untuk menentukan produk yang perlu ditambah, dipromosikan, atau dihentikan.
  • Pemantauan stok real-time: Pantau pergerakan stok setiap produk untuk mengetahui barang yang cepat habis maupun yang lama tertahan.
  • Perbandingan antaroutlet: Bandingkan performa penjualan dan stok di setiap outlet dari satu dasbor, karena produk yang laris di satu cabang belum tentu laris di cabang lain.
  • Manajemen SKU dan varian: Tambahkan produk baru untuk uji pasar dengan stok kecil, lalu pantau hasilnya secara terpisah dari produk lama.
  • Data membership: Gunakan data member untuk melihat produk yang membuat pelanggan kembali membeli.
  • Integrasi Mekari Jurnal: Sinkronkan penjualan ke Mekari Jurnal untuk pencatatan COGS, sehingga margin produk lebih mudah dievaluasi.

Saatnya pilih dan stok produk berdasarkan data penjualan toko sendiri bersama Mekari POS.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Google News Initiative. “Basics of Google Trends”
Netstock. “Netstock 2026 Benchmark Report: The State of Supply Chain Planning”
PowerReviews. “Survey: The Ever-Growing Power of Reviews (2023 Edition)”

FAQ

1. Apa itu riset produk?

1. Apa itu riset produk?

Riset produk adalah proses mencari dan memvalidasi produk yang berpotensi laku di pasar sebelum menyediakan stok. Prosesnya mencakup analisis permintaan, tren, kompetitor, harga, dan margin keuntungan.

2. Bagaimana cara riset produk yang lagi trend?

2. Bagaimana cara riset produk yang lagi trend?

Bandingkan beberapa kata kunci produk di Google Trends dengan rentang waktu yang berbeda untuk membedakan tren jangka panjang, musiman, dan viral sesaat. Setelah itu, validasi permintaannya melalui marketplace, ulasan pelanggan, harga kompetitor, dan perhitungan margin.

3. Bagaimana cara riset produk terlaris?

3. Bagaimana cara riset produk terlaris?

Gabungkan data pasar seperti kategori terlaris di marketplace dengan data penjualan toko sendiri. Nilai produk terlaris tidak hanya dari jumlah unit terjual, tetapi juga dari omzet, margin kotor, perputaran stok, dan frekuensi pembelian ulang.

4. Bagaimana Mekari POS membantu riset produk?

4. Bagaimana Mekari POS membantu riset produk?

Mekari POS menampilkan produk terlaris, tren penjualan, performa produk dan kategori, serta pergerakan stok dari seluruh outlet dalam satu dasbor. Dengan begitu, keputusan menambah atau menghentikan produk dapat didasarkan pada data penjualan toko sendiri.

Mekari POS

Mekari POS adalah solusi multi-industri yang memungkinkan bisnis F&B retail, dan jasa untuk mengelola transaksi, inventaris, dan performa seluruh cabang dari satu dasbor terintegrasi sehingga operasional berjalan lebih efisien dan bisnis dapat fokus pada pertumbuhan yang nyata

Pelajari lebih lanjut

Mekari POS adalah bagian dari ekosistem software terpadu Mekari dengan berbagai produk lainnya, seperti:

  • Semua
  • Platform
  • Akuntansi & keuangan
  • People
  • Customer
  • Services
  • Operasional & digitalisasi