8 mins read

7 Rekomendasi Franchise Potong Rambut & Estimasi Modal

franchise potong rambut
Mekari POS Insight

  • Franchise potong rambut memungkinkan mitra membuka barbershop dengan brand, standar layanan, dan pelatihan yang sudah disiapkan franchisor, sehingga tidak perlu membangun konsep dari nol.
  • Selain harga paket, calon mitra perlu memperhitungkan biaya di luar franchise, seperti sewa, renovasi, gaji barber, dan stok produk, serta ada tidaknya royalti.
  • Mekari POS sebagai solusi multi-industri yang dirancang khusus untuk bisnis retail, F&B, dan jasa membantu pemilik barbershop mencatat transaksi layanan dan produk grooming, mengelola membership pelanggan, serta memantau omzet setiap gerai secara real-time.

Bisnis potong rambut atau barbershop masih menjadi salah satu peluang usaha yang menarik karena potong rambut merupakan kebutuhan rutin yang terus berulang. Bagi Anda yang ingin memulai usaha tanpa membangun brand dan sistem operasional dari nol, franchise barbershop dapat menjadi salah satu pilihan.

Artikel ini membahas alasan franchise potong rambut masih diminati, 7 rekomendasi franchise barbershop di Indonesia beserta kisaran modalnya, hingga hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih franchise.

Peluang franchise potong rambut di Indonesia

Potong rambut merupakan kebutuhan rutin yang membuat bisnis barbershop berpeluang mendapatkan pelanggan secara berulang. Selain itu, kebutuhan grooming pria juga semakin beragam, mulai dari perawatan rambut hingga jenggot dan styling. Peluang di sektor grooming pria turut terlihat dari pertumbuhan pasarnya. 

StrategyHelix memperkirakan pasar produk grooming pria di Indonesia tumbuh dari sekitar US$854 juta pada 2026 menjadi US$1,3 miliar pada 2031, dengan pertumbuhan rata-rata 8,8% per tahun. 

Meskipun data tersebut mencakup produk grooming dan bukan layanan barbershop secara langsung, pertumbuhan ini dapat menjadi salah satu indikator meningkatnya perhatian pria terhadap kebutuhan perawatan dan penampilan.

Kondisi tersebut memberi ruang bagi barbershop untuk menawarkan layanan yang lebih beragam, tidak hanya potong rambut, tetapi juga cukur jenggot, styling, hair wash, hingga perawatan rambut. Variasi layanan dapat membantu bisnis menjangkau kebutuhan pelanggan yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai transaksi.

Dari sisi model bisnis, franchise dapat menjadi pilihan bagi calon pengusaha yang ingin memulai barbershop dengan konsep dan sistem yang sudah tersedia. Franchisor umumnya menyediakan brand, standar layanan, pelatihan, serta panduan operasional sesuai paket kemitraan yang ditawarkan.

7 Rekomendasi franchise potong rambut atau barbershop di Indonesia

Jika Anda tertarik dengan model bisnis ini, berikut 7 rekomendasi yang dapat menjadi referensi awal:

Brand franchiseKisaran modal
Raja CukurRp17,5 juta – Rp250 juta
Moxie BarbershopRp18 juta – Rp35 juta
Lanang BarbershopRp50 juta – Rp60 juta
Arfa BarbershopMulai Rp50 juta
Serious BarbershopRp60 juta
Captain BarbershopRp250 juta – Rp750 juta
Mister T-One BarbershopRp45 juta – Rp120 juta

(Kisaran modal dapat berubah berdasarkan paket, lokasi, fasilitas, dan ketentuan terbaru dari masing-masing franchise). 

1. Raja Cukur

Raja Cukur menawarkan beberapa pilihan paket franchise dengan kisaran modal mulai dari Rp17,5 juta hingga Rp250 juta. Perbedaan harga tersebut umumnya berkaitan dengan skala gerai dan kelengkapan fasilitas yang diperoleh.

Paket dengan modal lebih rendah dapat menjadi pilihan untuk memulai usaha dalam skala sederhana, sedangkan paket turnkey menawarkan persiapan gerai yang lebih lengkap. Sebelum memilih, perhatikan fasilitas yang termasuk dalam setiap paket agar dapat memperkirakan kebutuhan modal tambahan.

2. Moxie Barbershop

Moxie Barbershop menawarkan paket kemitraan dengan kisaran modal Rp18 juta hingga Rp35 juta. Pilihan paket ini dapat dipertimbangkan bagi calon pengusaha yang ingin memulai barbershop dengan skala relatif kecil.

Selain melihat nominal investasi, perhatikan fasilitas dan dukungan yang termasuk dalam setiap paket. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui apakah masih ada kebutuhan peralatan, renovasi, atau biaya lain yang harus disiapkan secara terpisah.

3. Lanang Barbershop

Lanang Barbershop menawarkan paket kemitraan dengan kisaran modal Rp50 juta hingga Rp60 juta. Besaran modal tersebut dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin membuka barbershop dengan skala usaha yang lebih besar.

Namun, biaya franchise bukan satu-satunya modal yang perlu disiapkan. Perhitungkan pula kebutuhan seperti sewa tempat, renovasi, gaji barber, dan biaya operasional selama gerai belum memiliki jumlah pelanggan yang stabil.

4. Arfa Barbershop

Arfa Barbershop menawarkan kemitraan dengan modal mulai dari Rp50 juta. Paket kemitraan dapat mencakup sejumlah kebutuhan untuk membantu proses pembukaan dan operasional gerai.

Sebelum bergabung, pastikan Anda mengetahui secara rinci fasilitas yang diperoleh, durasi kerja sama, pelatihan, serta bentuk dukungan operasional dari franchisor. Informasi tersebut akan membantu Anda menghitung kebutuhan investasi secara lebih akurat.

5. Serious Barbershop

Serious Barbershop menawarkan paket franchise dengan modal sekitar Rp60 juta. Konsep barbershop yang ditawarkan menyasar pelanggan yang mencari layanan potong rambut dengan suasana dan pengalaman yang lebih modern.

Selain mempertimbangkan biaya awal, sesuaikan konsep brand dengan karakteristik calon pelanggan di lokasi yang dipilih. Hal ini penting agar harga dan layanan yang ditawarkan sesuai dengan daya beli serta kebutuhan pasar sekitar.

6. Captain Barbershop

Captain Barbershop menawarkan paket kemitraan dengan nilai investasi sekitar Rp250 juta hingga Rp750 juta. Mitra juga dikenakan royalti bulanan sekitar 4–6% dari omzet toko. 

Dengan konsep barbershop premium dan fasilitas serta standar layanan yang lebih lengkap, kebutuhan modalnya tentu lebih besar. Karena itu, calon mitra perlu menghitung proyeksi omzet dan biaya operasional dengan matang agar estimasi balik modal sekitar 12–24 bulan dapat tercapai sesuai target. 

7. Mister T-One Barbershop

Mister T-One Barbershop menyediakan beberapa pilihan paket dengan kisaran modal Rp45 juta hingga Rp120 juta. Variasi tersebut memungkinkan calon mitra menyesuaikan skala gerai dengan modal yang tersedia.

Sebelum memilih paket, bandingkan fasilitas dan dukungan yang diperoleh pada setiap tingkatan. Jangan hanya melihat nominal investasi karena paket dengan harga lebih tinggi belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan operasional Anda.

Berapa modal yang perlu disiapkan di luar biaya franchise?

Harga paket franchise belum tentu mencakup seluruh biaya yang dibutuhkan hingga barbershop siap beroperasi. Karena itu, Anda perlu menghitung beberapa pengeluaran tambahan agar modal yang disiapkan tidak hanya berdasarkan harga paket.

  • Sewa tempat: Biaya dapat berbeda berdasarkan lokasi, luas tempat, dan durasi sewa.
  • Renovasi: Dibutuhkan jika kondisi tempat belum sesuai dengan standar desain atau konsep franchise.
  • Gaji barber dan staf: Siapkan dana untuk membayar tenaga kerja, terutama selama masa awal operasional.
  • Utilitas: Termasuk listrik, air, internet, dan kebutuhan operasional lainnya.
  • Stok produk: Misalnya sampo, pomade, hair tonic, wax, dan produk perawatan lain yang digunakan selama layanan.
  • Dana cadangan: Berguna untuk mengantisipasi biaya tidak terduga atau omzet yang belum stabil pada periode awal.

Dengan memperhitungkan biaya tersebut, Anda dapat mengetahui kebutuhan modal yang lebih realistis dan menghindari kekurangan dana setelah gerai mulai beroperasi.

Bagaimana cara memulai bisnis franchise potong rambut?

Setelah menentukan brand dan mengetahui kebutuhan modal, proses pembukaan gerai dapat dilakukan secara bertahap. Berikut beberapa langkah yang perlu dipersiapkan:

1. Tentukan lokasi usaha

Pilih lokasi yang sesuai dengan target pelanggan dan konsep barbershop. Perhatikan akses, visibilitas tempat, kepadatan area, harga sewa, serta keberadaan kompetitor di sekitar lokasi.

2. Pilih paket franchise

Bandingkan paket berdasarkan fasilitas, jumlah kursi, peralatan, masa kerja sama, biaya rutin, serta bentuk dukungan yang diberikan. Jangan hanya membandingkan nominal investasi awal.

3. Ajukan kemitraan kepada franchisor

Hubungi pihak franchise untuk mengetahui persyaratan, proses seleksi, ketersediaan wilayah, dan ketentuan kerja sama. Pada tahap ini, minta rincian biaya dan fasilitas secara tertulis agar lebih mudah dibandingkan.

4. Siapkan gerai dan tenaga kerja

Setelah kerja sama disepakati, siapkan tempat sesuai standar brand dan rekrut barber atau staf yang dibutuhkan. Manfaatkan pelatihan dari pusat franchise agar standar layanan dapat diterapkan secara konsisten.

5. Mulai operasional dan evaluasi

Setelah gerai dibuka, pantau jumlah pelanggan, omzet, biaya operasional, serta layanan yang paling banyak digunakan. Data tersebut dapat membantu Anda mengevaluasi kinerja gerai dan menentukan strategi promosi berikutnya.

Bagaimana menghitung potensi pendapatan barbershop?

Setelah mengetahui kebutuhan modal dan proses pembukaan gerai, Anda juga perlu memperkirakan potensi pendapatan untuk melihat gambaran kinerja usaha. Perhitungan sederhananya dapat menggunakan rumus:

Omzet = jumlah pelanggan × harga rata-rata layanan

Sebagai contoh, jika sebuah barbershop melayani rata-rata 20 pelanggan per hari dengan nilai transaksi Rp50.000, perkiraan omzet kotor selama 30 hari adalah:

20 × Rp50.000 × 30 = Rp30 juta per bulan

Angka tersebut merupakan ilustrasi omzet kotor, bukan keuntungan bersih. Untuk menghitung keuntungan, Anda tetap perlu mengurangi berbagai biaya seperti gaji, sewa, listrik, bahan operasional, biaya franchise, dan pemasaran.

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih franchise barbershop

Setelah mengetahui pilihan franchise dan kebutuhan modal, Anda masih perlu mengevaluasi beberapa aspek sebelum menentukan brand yang akan dipilih.

1. Sesuaikan modal dengan skala usaha

Pilih paket berdasarkan kemampuan modal dan skala usaha yang ingin dibangun. Pastikan Anda masih memiliki dana yang cukup untuk membiayai operasional setelah gerai mulai berjalan.

2. Periksa royalti dan biaya rutin

Cari tahu apakah franchise mengenakan royalti, biaya pemasaran, biaya perpanjangan kontrak, atau biaya perawatan brand. Biaya rutin tersebut perlu dimasukkan ke dalam proyeksi keuangan.

3. Evaluasi lokasi dan target pelanggan

Lokasi sangat berpengaruh terhadap jumlah pelanggan. Sesuaikan konsep dan harga layanan dengan karakteristik masyarakat di sekitar gerai agar penawaran franchise tetap relevan dengan pasar lokal.

4. Periksa fasilitas dan pelatihan

Pastikan Anda mengetahui peralatan, perlengkapan, bahan awal, desain gerai, dan pelatihan yang termasuk dalam paket. Hal ini membantu Anda memperkirakan kebutuhan tambahan sebelum gerai dibuka.

5. Cek dukungan setelah gerai dibuka

Dukungan franchisor tidak hanya penting saat pembukaan. Periksa apakah terdapat bantuan pemasaran, supervisi operasional, pelatihan lanjutan, atau pendampingan ketika gerai menghadapi kendala.

6. Baca perjanjian kemitraan

Perhatikan durasi kontrak, wilayah usaha, ketentuan penggunaan merek, kewajiban mitra, biaya perpanjangan, hingga kondisi ketika kerja sama berakhir. Pastikan seluruh ketentuan dipahami sebelum menandatangani perjanjian.

Pantau omzet dan operasional barbershop dengan Mekari POS

Setelah gerai dibuka, pemilik barbershop perlu memantau jumlah pelanggan, layanan yang paling banyak dipilih, dan omzet harian untuk melihat apakah proyeksi pendapatan sesuai kenyataan. Jika transaksi masih dicatat manual, rekap data akan sulit, terutama saat jam ramai dengan beberapa barber yang melayani sekaligus.

Mekari POS adalah solusi multi-industri berbasis cloud yang dirancang khusus untuk bisnis retail, F&B, dan jasa, termasuk bisnis barbershop dan salon. Mekari POS membantu pemilik franchise barbershop mencatat setiap transaksi secara otomatis dan mengevaluasi performa gerai berdasarkan data. Berikut fitur yang dapat dimanfaatkan:

  • Kasir cepat di jam ramai: Proses pembayaran layanan dan produk dengan QRIS, debit, maupun metode lain secara cepat. Transaksi juga tetap berjalan saat koneksi internet terputus.
  • Laporan omzet dan layanan terlaris real-time: Pantau omzet harian, jumlah transaksi, dan layanan yang paling diminati untuk membandingkan pendapatan aktual dengan proyeksi awal.
  • Evaluasi kinerja barber: Lihat performa setiap barber berdasarkan data transaksi untuk menjaga kualitas layanan sesuai standar brand.
  • Membership dan loyalitas pelanggan: Kelola program poin dan membership agar pelanggan kembali untuk potong rambut rutin di gerai yang sama.
  • Manajemen stok produk grooming: Pantau stok pomade, sampo, hair tonic, dan produk perawatan lain secara real-time agar layanan tidak terhambat.
  • Headquarter dan manajemen multicabang: Bandingkan performa antargerai dan standardisasikan harga layanan dari satu dasbor ketika bisnis berkembang ke lebih dari satu lokasi.
  • Bisa digunakan di berbagai perangkat: Jalankan aplikasi kasir di tablet, Android, PC, atau mesin kasir yang kompatibel, sesuai kebutuhan gerai.

Saatnya pantau setiap transaksi dan perkembangan gerai barbershop lebih mudah bersama Mekari POS.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

StrategyHelix. “Indonesia Men’s Grooming Products Market 2026-2031”

FAQ

1. Apa itu franchise potong rambut?

1. Apa itu franchise potong rambut?

Franchise potong rambut adalah model kemitraan yang memungkinkan mitra membuka barbershop menggunakan brand, standar layanan, dan dukungan operasional dari franchisor, seperti pelatihan dan panduan pengelolaan gerai.

2. Bagaimana cara memulai bisnis franchise potong rambut?

2. Bagaimana cara memulai bisnis franchise potong rambut?

Tentukan lokasi usaha, pilih paket franchise yang sesuai, ajukan kemitraan kepada franchisor, siapkan gerai dan tenaga kerja, lalu mulai operasional sambil mengevaluasi kinerja gerai secara rutin.

3. Apa yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih franchise barbershop?

3. Apa yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih franchise barbershop?

Pertimbangkan kesesuaian modal dengan skala usaha, royalti dan biaya rutin, lokasi dan target pelanggan, fasilitas dan pelatihan, dukungan setelah gerai dibuka, serta isi perjanjian kemitraan.

4. Bagaimana Mekari POS membantu pemilik franchise barbershop?

4. Bagaimana Mekari POS membantu pemilik franchise barbershop?

Mekari POS membantu mencatat transaksi layanan dan produk secara otomatis, memantau omzet serta kinerja barber, mengelola membership pelanggan, dan membandingkan performa antargerai dari satu dasbor.

Mekari POS

Mekari POS adalah solusi multi-industri yang memungkinkan bisnis F&B retail, dan jasa untuk mengelola transaksi, inventaris, dan performa seluruh cabang dari satu dasbor terintegrasi sehingga operasional berjalan lebih efisien dan bisnis dapat fokus pada pertumbuhan yang nyata

Pelajari lebih lanjut

Mekari POS adalah bagian dari ekosistem software terpadu Mekari dengan berbagai produk lainnya, seperti:

  • Semua
  • Platform
  • Akuntansi & keuangan
  • People
  • Customer
  • Services
  • Operasional & digitalisasi