- Self pick up adalah sistem pengambilan pesanan secara mandiri oleh pelanggan di lokasi yang telah ditentukan, tanpa perlu menunggu pengantaran kurir.
- Sebanyak 60% pengguna Grab di Asia Tenggara tertarik menggunakan fitur self pick up, dan bisnis yang menerapkannya bisa mengalami kenaikan traffic toko hingga 30%.
- Mekari POS sebagai solusi multi industri membantu bisnis F&B, retail dan jasa untuk mengelola pesanan self pick up bersamaan dengan transaksi dine-in maupun delivery dalam satu sistem yang terpusat.
Menunggu kurir datang kadang terasa lebih lama dari waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan pesanan itu sendiri. Bagi pelanggan yang sedang terburu-buru atau kebetulan lewat dekat toko, self pick up hadir sebagai solusi yang jauh lebih praktis.
Artikel ini membahas apa itu self pick up, cara kerjanya, keuntungan menerapkannya bagi bisnis, hingga tips agar layanan ini berjalan lancar di toko atau restoran Anda.
Apa itu self pick up?

Self pick up adalah metode pemenuhan pesanan yang memungkinkan pelanggan mengambil pesanannya sendiri di toko atau outlet yang telah ditentukan. Pelanggan tidak perlu menunggu kurir karena proses pengambilan dilakukan langsung setelah pesanan siap.
Pada sistem ini, pelanggan biasanya melakukan pemesanan dan pembayaran terlebih dahulu melalui aplikasi, website, atau kanal online lainnya. Setelah menerima pemberitahuan bahwa pesanan siap, pelanggan datang ke lokasi untuk mengambil barang atau makanan yang telah dipesan.
Data tersebut menunjukkan bahwa self pick up cukup diminati oleh konsumen di Asia Tenggara. Bagi pelanggan, opsi ini memberikan fleksibilitas untuk mengambil pesanan sendiri tanpa harus menunggu proses pengiriman, terutama saat berada di sekitar outlet.
Cara kerja self pick up
Proses self pick up cukup sederhana, mulai dari pemesanan hingga pelanggan mengambil pesanannya di lokasi. Berikut tahapan yang perlu dilalui:
1. Pilih produk dan metode self pick up
Pelanggan memilih produk yang ingin dibeli melalui aplikasi atau website, kemudian memilih opsi self pick up saat checkout. Setelah itu, pelanggan menentukan toko atau outlet yang paling mudah dijangkau.
2. Selesaikan pembayaran
Setelah memilih lokasi pengambilan, pelanggan melakukan pembayaran sesuai metode yang tersedia. Pesanan kemudian diteruskan ke bisnis untuk mulai diproses.
3. Bisnis menyiapkan pesanan
Bisnis menerima detail pesanan dan menyiapkan produk sesuai waktu yang telah ditentukan. Pesanan perlu dipastikan sudah lengkap sebelum pelanggan datang untuk mengambilnya.
4. Pelanggan menerima notifikasi
Setelah pesanan selesai disiapkan, pelanggan mendapatkan pemberitahuan bahwa pesanannya sudah dapat diambil. Pelanggan kemudian datang ke lokasi sesuai waktu yang dipilih.
5. Ambil pesanan di lokasi
Pelanggan menunjukkan bukti atau detail pesanan kepada staf sebagai konfirmasi. Setelah pesanan diverifikasi, staf menyerahkan pesanan dan proses self pick up selesai.
Keuntungan menggunakan self pick up
Self pick up tidak hanya memudahkan pelanggan dalam menerima pesanan, tetapi juga dapat memberikan manfaat. Berikut beberapa keuntungan yang bisa diperoleh:
1. Menghemat biaya dan waktu pelanggan
Pelanggan dapat menghindari biaya pengiriman dengan mengambil pesanan langsung di toko. Proses penerimaan pesanan juga lebih cepat karena pelanggan tidak perlu menunggu kurir mengantarkan pesanan.
2. Meningkatkan traffic ke toko
Self pick up mendorong pelanggan untuk datang langsung ke toko setelah melakukan pemesanan secara online. Kehadiran pelanggan di lokasi juga dapat meningkatkan interaksi langsung dengan produk dan layanan yang ditawarkan bisnis.
3. Meningkatkan peluang pembelian tambahan
Saat mengambil pesanan, pelanggan dapat melihat produk lain yang tersedia di toko. Kondisi ini membuka peluang terjadinya pembelian tambahan yang sebelumnya tidak direncanakan.
4. Menjadi nilai tambah bagi pelanggan
Menyediakan opsi self pick up memberikan pelanggan lebih banyak pilihan dalam menerima pesanan. Fleksibilitas ini dapat meningkatkan kenyamanan, terutama bagi pelanggan yang ingin mengambil pesanan sendiri sesuai waktu yang tersedia.
5. Membuka peluang penjualan non-delivery
Self pick up menjadi alternatif bagi pelanggan yang tidak ingin menggunakan layanan pengiriman. Bagi bisnis, pilihan ini dapat memperluas kanal penjualan sekaligus menarik pelanggan untuk bertransaksi dan datang langsung ke toko.
Data tersebut menunjukkan bahwa self pick up berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas penjualan di toko. Ketika pelanggan datang untuk mengambil pesanan, peluang mereka melihat produk lain dan melakukan pembelian tambahan ikut meningkat, sehingga traffic toko maupun rata-rata nilai belanja dapat terdorong.
Tips menggunakan layanan self pick up untuk bisnis Anda
Agar self pick up berjalan lancar, pastikan pesanan siap tepat waktu dan proses pengambilannya jelas. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Pastikan pesanan siap sesuai waktu yang dijanjikan
Segera proses pesanan setelah notifikasi self pick up diterima. Usahakan pesanan sudah selesai sebelum pelanggan tiba sehingga mereka tidak perlu menunggu terlalu lama di lokasi.
2. Gunakan label atau penanda yang mudah dikenali
Berikan identitas yang jelas pada setiap pesanan, seperti nama pelanggan, nomor pesanan, atau waktu pengambilan. Pisahkan pesanan self pick up dari pesanan dine-in dan delivery untuk meminimalkan risiko tertukar, terutama saat volume pesanan meningkat.
3. Sediakan area khusus untuk pengambilan pesanan
Buat titik pengambilan yang mudah ditemukan dan, jika memungkinkan, terpisah dari area antrean kasir. Dengan begitu, pelanggan dapat mengambil pesanan dengan lebih cepat tanpa mengganggu alur pelanggan lain.
4. Informasikan pelanggan ketika pesanan sudah siap
Kirim notifikasi segera setelah pesanan selesai diproses. Informasi ini membantu pelanggan memperkirakan waktu kedatangan sekaligus mengurangi kemungkinan mereka datang ketika pesanan masih dalam proses.
5. Tetapkan kebijakan untuk pesanan yang tidak diambil
Bisnis sebaiknya menentukan batas waktu penyimpanan pesanan yang sudah selesai. Jika pelanggan tidak datang sesuai waktu yang ditentukan, staf dapat mengikuti prosedur yang telah dibuat, misalnya menghubungi pelanggan atau menangani pesanan sesuai kebijakan bisnis. Aturan yang jelas membantu mengurangi risiko bahan baku terbuang dan menjaga operasional tetap efisien.
Terapkan self pick up untuk bisnis Anda dengan Mekari POS
Ketika bisnis mulai menerima pesanan dari berbagai kanal, staf bisa kesulitan membedakan pesanan self pick up, dine-in, dan delivery yang masuk secara bersamaan. Tanpa sistem yang terpusat, kondisi ini dapat meningkatkan risiko pesanan tertukar atau terlambat disiapkan.
Mekari POS adalah solusi multi-industri yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional dari berbagai skala bisnis di sektor retail, F&B, dan jasa. Untuk bisnis F&B, Mekari POS membantu mengelola transaksi dan pesanan self pick up, dine-in, maupun delivery dalam satu sistem sehingga staf dapat memantau seluruh pesanan tanpa perlu berpindah aplikasi.
Setiap pesanan tercatat dengan status yang jelas sehingga staf lebih mudah mengetahui pesanan yang perlu disiapkan, sudah siap diambil, atau telah selesai. Alur ini membantu mempercepat proses pengambilan sekaligus menjaga operasional tetap rapi meski volume pesanan meningkat.
Selain mendukung layanan self pick up, Mekari POS juga menyediakan berbagai fitur untuk membantu bisnis mengelola operasional secara lebih terintegrasi, seperti:
- Transaksi cepat dan akurat: Memproses pesanan dine-in, self pick up, hingga delivery dalam satu alur kerja yang terstruktur dan minim kesalahan.
- Manajemen stok real-time: Memantau bahan baku dan produk secara langsung untuk mendukung kesiapan pesanan self pick up.
- Laporan bisnis: Menyediakan data penjualan dan performa produk secara real-time untuk mendukung keputusan bisnis yang lebih cepat.
- Program loyalitas: Membantu bisnis membangun loyalitas pelanggan melalui skema membership dan poin yang fleksibel.
- Integrasi ekosistem Mekari: Tersinkronisasi dengan Mekari Jurnal untuk pencatatan akuntansi otomatis dan Mekari Desty untuk penjualan omnichannel.
- Manajemen multicabang: Memantau pesanan dan performa seluruh outlet dari satu dashboard terpusat.
Siap menghadirkan layanan self pick up yang lebih rapi untuk pelanggan Anda? Mulai kelola pesanan dan operasional bisnis Anda dengan Mekari POS!
References and methodology
Methodology
Methodology
Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.
Our editorial standards
Our editorial standards
- Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
- Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
- No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
- Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References
References
SAPX. “Self Pick Up: Cara Ambil Barang Sendiri Tanpa Ribet”
Market Growth Reports. “Buy Online Pick Up In Store (BOPIS) Market Size & Share, 2035”
