12 mins read

Modal Usaha Lapangan Padel: Peluang Usaha dan Simulasi Omzet

modal usaha lapangan padel
Mekari POS Insight
  • Bisnis lapangan padel adalah usaha penyediaan fasilitas olahraga padel untuk disewakan per jam, dengan pendapatan tambahan dari coaching, turnamen, membership, hingga fasilitas pendukung seperti kafe.
  • Modal usaha lapangan padel didominasi oleh biaya konstruksi lapangan itu sendiri, terutama kaca tempered, rangka baja, dan karpet sintetis khusus, bukan sekadar biaya lahan dan bangunan biasa, sehingga estimasi yang terlalu rendah berisiko membuat bisnis kekurangan modal di tengah pembangunan.
  • Mekari POS hadir sebagai solusi multi-industri berbasis cloud untuk bisnis F&B, retail, dan jasa, dengan kapabilitas mencatat transaksi penyewaan, memantau jadwal booking, dan melaporkan pendapatan dari berbagai sumber dalam satu sistem terpusat.

Olahraga padel semakin populer di Indonesia dan membuka peluang bisnis baru di sektor olahraga. 

Menurut Indonesia Padel Report 2025 yang disusun Core & Court bersama Growell, tren pertumbuhan lapangan padel di Indonesia diproyeksikan terus berlanjut hingga mencapai 5.573 lapangan pada 2028, yang berarti kapasitas infrastruktur padel Indonesia bisa tumbuh lebih dari 30 kali lipat dalam waktu empat tahun sejak 2024.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya peluang bagi bisnis lapangan padel, tetapi membangun fasilitasnya membutuhkan investasi yang tidak sedikit. 

Karena itu, penting untuk memahami kebutuhan, rincian modal, hingga potensi pendapatannya sebelum memulai bisnis. 

Peluang bisnis lapangan padel di Indonesia

modal usaha lapangan padel

Bisnis lapangan padel merupakan usaha yang menyediakan fasilitas bermain padel dengan sistem penyewaan berdasarkan durasi penggunaan. Pendapatan utama biasanya berasal dari penyewaan lapangan, tetapi bisnis juga dapat dilengkapi dengan layanan tambahan seperti coaching, membership, turnamen, penyewaan perlengkapan, hingga fasilitas F&B.

Peluang bisnis ini didukung oleh pertumbuhan olahraga padel yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga secara global. International Padel Federation (FIP) mencatat jumlah lapangan padel di seluruh dunia telah melampaui 70.000 lapangan pada awal 2026. 

Indonesia termasuk salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan tinggi dalam berbagai laporan perkembangan padel global.

Hal ini tercermin dari peluang yang dimanfaatkan dengan membangun fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain penyewaan lapangan, pelaku usaha dapat mengembangkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan sumber pendapatan sekaligus menarik pelanggan.

Potensi pendapatan bisnis lapangan padel terutama dipengaruhi oleh tingkat okupansi. Semakin banyak slot waktu yang berhasil disewakan, semakin besar pendapatan yang dapat dihasilkan dari setiap lapangan. 

Kebutuhan dasar sebelum memulai bisnis lapangan padel

Sebelum menghitung modal usaha, perlu memahami berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan, antara lain yaitu:

1. Lahan yang memadai

Lapangan padel standar berukuran 20 × 10 meter. Namun, lahan bisnis tidak hanya digunakan untuk area bermain. Anda juga perlu menyediakan ruang untuk parkir, toilet, ruang ganti, area tunggu, akses masuk, serta fasilitas pendukung lainnya.

Lokasi juga perlu mempertimbangkan aksesibilitas dan karakter calon pelanggan. Area yang dekat dengan perumahan, pusat bisnis, kampus, atau komunitas olahraga dapat menjadi pilihan karena memiliki potensi pasar yang relevan.

2. Izin dan legalitas usaha

Pembangunan dan pengoperasian fasilitas olahraga membutuhkan legalitas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lokasi bisnis. Anda perlu memastikan aspek seperti perizinan bangunan, penggunaan lahan, dan izin operasional telah diperiksa sebelum pembangunan dimulai.

Kebutuhan legalitas dapat berbeda berdasarkan wilayah dan konsep fasilitas yang akan dibangun. Karena itu, biaya serta persyaratannya perlu dikonfirmasi sesuai lokasi bisnis.

3. Fasilitas pendukung

Lapangan bukan satu-satunya fasilitas yang perlu disiapkan. Toilet, ruang ganti, area parkir, ruang tunggu, dan area bersantai dapat memengaruhi kenyamanan pelanggan.

Anda juga dapat menambahkan fasilitas seperti kafe, toko perlengkapan olahraga, atau area komunal untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus membuka sumber pendapatan tambahan.

4. Sumber daya manusia

Operasional lapangan membutuhkan tenaga kerja untuk menangani administrasi, pelayanan pelanggan, kebersihan, keamanan, dan pemeliharaan fasilitas. 

Jika bisnis menyediakan coaching, Anda juga perlu menyiapkan pelatih yang kompeten. Jumlah tenaga kerja dapat disesuaikan dengan jumlah lapangan dan jam operasional agar biaya tetap terkendali.

5. Sistem reservasi dan pembayaran

Bisnis lapangan padel membutuhkan sistem untuk mengelola reservasi, jadwal bermain, pembayaran, dan data transaksi. Sistem yang terorganisir dapat membantu mengurangi risiko jadwal bentrok dan memudahkan tim memantau penggunaan lapangan.

Jika bisnis memiliki beberapa lapangan atau lokasi, kebutuhan sistem akan semakin kompleks sehingga sebaiknya dipertimbangkan sejak tahap perencanaan.

6. Analisis lokasi dan target pasar

Lokasi berhubungan langsung dengan potensi tingkat okupansi lapangan. Selain akses, Anda perlu melihat demografi di sekitar lokasi, daya beli calon pelanggan, keberadaan komunitas olahraga, kompetitor, serta potensi permintaan.

Analisis ini membantu Anda memperkirakan apakah tarif sewa yang direncanakan sesuai dengan karakter pasar di area tersebut.

Rincian modal usaha lapangan padel

Modal awal bisnis lapangan padel dapat berbeda, beberapa komponen biaya yang perlu diperhitungkan, antara lain:

1. Lahan

Lahan menjadi salah satu komponen biaya terbesar, terutama jika bisnis berada di kawasan dengan harga tanah tinggi.

Jika menggunakan sistem sewa, biaya dapat berbeda berdasarkan lokasi, luas lahan, dan jangka waktu sewa. Sementara itu, membeli lahan membutuhkan modal awal yang jauh lebih besar, tetapi aset tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang.

2. Struktur dan rangka baja

Struktur dan rangka baja merupakan bagian penting dalam pembangunan lapangan. Kualitas material berpengaruh terhadap kekuatan dan masa pakai konstruksi.

Karena itu, pemilihan material sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga awal. Material yang kurang sesuai dapat meningkatkan kebutuhan perbaikan dan pemeliharaan di kemudian hari.

3. Kaca tempered

Kaca tempered digunakan sebagai bagian dari dinding lapangan padel. Material ini perlu memiliki spesifikasi yang sesuai untuk menjaga keamanan pemain dan ketahanan konstruksi.

Ketebalan kaca yang digunakan dapat berada pada kisaran 10 mm hingga 12 mm, tetapi spesifikasi akhir perlu disesuaikan dengan desain dan standar konstruksi yang digunakan. Biaya juga dapat berbeda berdasarkan kualitas, sertifikasi, dan kebutuhan pemasangan.

4. Permukaan karpet atau turf

Lapangan menggunakan karpet sintetis atau turf yang dirancang untuk olahraga padel. Material ini perlu memiliki karakteristik yang sesuai agar pergerakan pemain dan pantulan bola tetap optimal.

Penggunaan pasir silika dengan spesifikasi yang sesuai juga perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi karakteristik permukaan serta perawatan lapangan.

5. Sistem pencahayaan

Pencahayaan diperlukan terutama jika lapangan digunakan pada malam hari. Lampu perlu memberikan penerangan yang cukup dan merata di seluruh area bermain.

Lampu LED dapat dipertimbangkan karena konsumsi energinya relatif efisien. Kebutuhan pencahayaan juga perlu disesuaikan dengan desain lapangan dan konsep operasional.

6. Net dan perlengkapan lapangan

Selain struktur utama, lapangan membutuhkan net, tiang, pintu, perlengkapan instalasi, dan berbagai komponen pendukung lainnya.

Spesifikasi setiap komponen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi agar lapangan aman digunakan dan memiliki kualitas permainan yang baik.

7. Perizinan dan legalitas

Biaya modal juga perlu mencakup pengurusan legalitas dan izin yang dibutuhkan untuk pembangunan serta pengoperasian fasilitas olahraga.

Besarnya biaya bergantung pada jenis izin, lokasi, dan ketentuan pemerintah daerah yang berlaku.

8. Fasilitas pendukung

Jangan lupa memasukkan biaya pembangunan atau penyediaan toilet, ruang ganti, area tunggu, tempat parkir, resepsionis, dan fasilitas pelanggan lainnya.

Besarnya biaya akan sangat bergantung pada konsep dan standar fasilitas yang ingin ditawarkan.

Faktor yang mempengaruhi modal usaha lapangan padel

Total modal tidak hanya ditentukan oleh biaya pembangunan lapangan. Beberapa faktor berikut juga dapat membuat kebutuhan investasi berbeda antarbisnis.

1. Jumlah lapangan

Semakin banyak lapangan yang dibangun, semakin besar kebutuhan konstruksi, lahan, pencahayaan, dan fasilitas pendukung. Namun, jumlah lapangan yang lebih banyak juga dapat meningkatkan kapasitas penyewaan ketika tingkat permintaan mencukupi.

2. Outdoor, semi-indoor, atau indoor

Lapangan outdoor umumnya memiliki kebutuhan konstruksi yang berbeda dengan lapangan indoor atau semi-indoor. Penggunaan atap, struktur bangunan, ventilasi, dan sistem pencahayaan tambahan dapat meningkatkan kebutuhan investasi.

3. Lokasi bisnis

Biaya lahan, sewa bangunan, tenaga kerja, dan kebutuhan operasional dapat berbeda antarwilayah. Lokasi yang strategis juga biasanya membutuhkan biaya investasi lebih besar, sehingga perlu dibandingkan dengan potensi permintaannya.

4. Fasilitas tambahan

Kafe, ruang lounge, toko perlengkapan, ruang ganti premium, dan fasilitas lainnya dapat meningkatkan modal awal. Karena itu, tentukan fasilitas berdasarkan kebutuhan target pasar dan kemampuan investasi.

Estimasi modal awal bisnis lapangan padel

Besarnya modal awal bergantung pada jumlah lapangan, lokasi, jenis konstruksi, luas lahan, dan fasilitas yang ingin disediakan. 

Berdasarkan rincian biaya yang telah dibahas, pembangunan satu lapangan outdoor dapat membutuhkan sekitar Rp600 juta hingga Rp900 juta, sedangkan lapangan indoor atau semi-indoor dapat mencapai sekitar Rp900 juta hingga Rp1,5 miliar.

Angka tersebut merupakan estimasi pembangunan dan dapat berubah berdasarkan spesifikasi material, desain, kondisi lahan, struktur bangunan, serta fasilitas pendukung. 

Jika menggunakan lahan sewa, bisnis juga perlu memasukkan biaya sewa sesuai jangka waktu yang disepakati. Sementara itu, pembelian lahan akan membutuhkan modal awal yang lebih besar.

Estimasi biaya operasional bulanan

Selain modal awal, bisnis perlu menyiapkan biaya operasional. Beberapa pengeluaran rutin yang perlu diperhitungkan, yaitu:

1. Gaji karyawan

Biaya tenaga kerja untuk posisi seperti admin, kebersihan, pelayanan, dan pelatih dapat berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp25 juta per bulan, tergantung jumlah karyawan, jam operasional, dan layanan yang tersedia.

2. Listrik dan perawatan fasilitas

Biaya listrik, perawatan lapangan, kebersihan, serta pemeliharaan fasilitas dapat mencapai sekitar Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan. Pengeluaran ini perlu diperhitungkan karena lapangan dan fasilitas pendukung membutuhkan perawatan secara rutin.

3. Pemasaran dan promosi

Bisnis juga membutuhkan anggaran untuk pemasaran, terutama ketika outlet baru mulai beroperasi. Biayanya dapat digunakan untuk iklan digital, promosi pembukaan, kerja sama komunitas, atau penyelenggaraan event.

4. Total biaya operasional

Jika digabungkan dengan berbagai kebutuhan operasional lainnya, total biaya operasional bisnis lapangan padel dapat berada di kisaran Rp30 juta hingga Rp50 juta per bulan.

Angka tersebut merupakan estimasi dan dapat berubah sesuai jumlah lapangan, jumlah karyawan, fasilitas, jam operasional, biaya sewa, serta aktivitas bisnis.

Potensi pendapatan bisnis lapangan padel

Setelah mengetahui kebutuhan investasi dan biaya operasional, langkah berikutnya adalah memperkirakan pendapatan yang dapat dihasilkan. Pendapatan utama berasal dari penyewaan lapangan dan dipengaruhi oleh tarif sewa, jumlah lapangan, jam operasional, serta tingkat okupansi.

Misalnya, satu lapangan disewakan dengan tarif Rp400.000 hingga Rp600.000 per jam. Jika rata-rata terdapat 8 hingga 10 jam booking per hari dan bisnis beroperasi selama 30 hari, pendapatan kotor dari satu lapangan dapat berada di kisaran Rp96 juta hingga Rp180 juta per bulan.

Namun, angka tersebut menggunakan asumsi seluruh jam yang disebutkan benar-benar terisi. Dalam kondisi nyata, tingkat okupansi dapat berubah berdasarkan hari, jam bermain, musim, promosi, dan jumlah pelanggan.

Selain sewa lapangan, bisnis dapat memperoleh pendapatan tambahan melalui coaching, membership, turnamen, penyewaan perlengkapan, F&B, dan sponsorship. Pendapatan dari sumber tersebut dapat membantu meningkatkan total pemasukan di luar booking lapangan.

Simulasi omzet bisnis lapangan padel

Untuk melihat pengaruh tarif dan tingkat penggunaan lapangan terhadap omzet, perhitungan dapat dibuat berdasarkan jumlah jam yang benar-benar terisi setiap hari.

AsumsiSkenario ASkenario B
Tarif sewa per jamRp400.000Rp500.000
Rata-rata jam terisi per hari8 jam10 jam
Hari operasional30 hari30 hari
Omzet sewa per bulanRp96 jutaRp150 juta

Perhitungan tersebut berasal dari tarif sewa × jam terisi per hari × jumlah hari operasional. Angka Rp96 juta dan Rp150 juta merupakan omzet kotor dari satu lapangan, sehingga belum dikurangi biaya operasional.

Jika bisnis memiliki lebih dari satu lapangan, omzet dari penyewaan dapat dihitung dengan mengalikan hasil tersebut dengan jumlah lapangan yang beroperasi. 

Misalnya, empat lapangan dengan asumsi Skenario A dapat menghasilkan omzet sewa kotor sekitar Rp384 juta per bulan sebelum dikurangi biaya.

Perkiraan laba dan balik modal bisnis lapangan padel

Omzet belum menunjukkan keuntungan yang sebenarnya karena bisnis masih perlu membayar biaya operasional. Untuk memperkirakan laba operasional, kurangi omzet dengan seluruh pengeluaran rutin seperti gaji, listrik, perawatan, pemasaran, sewa lahan, dan biaya lainnya.

Contoh: jika satu lapangan menghasilkan omzet Rp96 juta per bulan dan total biaya operasional yang dialokasikan untuk lapangan tersebut mencapai Rp30 juta, maka sisa pendapatan sebelum biaya lain yang belum diperhitungkan adalah sekitar Rp66 juta. 

Perhitungan aktual tetap perlu memasukkan seluruh biaya dan kewajiban bisnis yang berlaku. Setelah memperoleh estimasi laba, angka tersebut dapat digunakan untuk menghitung break-even point (BEP) atau perkiraan waktu balik modal. Secara sederhana, perhitungannya dapat menggunakan rumus:

Perkiraan waktu balik modal = total investasi awal ÷ laba bersih per bulan

Contoh: investasi awal yang digunakan adalah Rp1 miliar dan laba bersih rata-rata mencapai Rp50 juta per bulan, maka secara sederhana modal tersebut membutuhkan sekitar 20 bulan untuk kembali. Namun, perhitungan ini hanya ilustrasi karena laba aktual dapat berubah ketika tingkat okupansi, tarif sewa, biaya operasional, dan pendapatan tambahan berubah.

Karena itu, sebelum membangun fasilitas, sebaiknya buat beberapa skenario berdasarkan tingkat okupansi yang berbeda. Dengan begitu, Anda dapat melihat bagaimana perubahan jumlah booking mempengaruhi omzet, laba, dan waktu balik modal.

Sumber pendapatan tambahan bisnis lapangan padel

Selain mengandalkan sewa lapangan, bisnis dapat menambah pendapatan melalui beberapa layanan tambahan, yaitu::

  • Coaching: Menyediakan sesi latihan dengan pelatih untuk pemula maupun pemain yang ingin meningkatkan kemampuan.
  • Membership: Menawarkan paket keanggotaan dengan benefit tertentu untuk mendorong pelanggan melakukan booking secara rutin.
  • Turnamen: Mengadakan kompetisi atau event yang dapat menghasilkan pendapatan dari biaya pendaftaran dan sponsor.
  • Penyewaan perlengkapan: Menyediakan raket dan perlengkapan lain bagi pelanggan yang belum memiliki peralatan sendiri.
  • F&B: Menyediakan kafe atau minuman untuk pelanggan yang menunggu maupun selesai bermain.
  • Sponsorship: Menjalin kerja sama dengan brand yang ingin menjangkau komunitas olahraga.

Tips memulai bisnis lapangan padel agar modal lebih optimal

Setelah mengetahui kebutuhan investasi dan potensi pendapatan, langkah berikutnya adalah mengelola modal agar bisnis dapat mencapai tingkat okupansi yang sehat.

1. Prioritaskan lokasi strategis

Lokasi berpengaruh langsung terhadap kemudahan pelanggan mengakses lapangan. Pertimbangkan akses kendaraan, ketersediaan parkir, kepadatan calon pelanggan, daya beli, dan keberadaan komunitas olahraga di sekitar lokasi.

Jangan hanya memilih lokasi berdasarkan harga sewa yang rendah. Lokasi yang lebih mahal dapat tetap dipertimbangkan jika memiliki potensi permintaan yang sesuai.

2. Lakukan riset pasar sebelum membangun

Cari tahu harga sewa lapangan kompetitor, tingkat permintaan, jam ramai, fasilitas yang ditawarkan, dan karakter pelanggan. Data tersebut dapat membantu Anda menentukan konsep, harga, serta jumlah lapangan yang lebih sesuai.

3. Gunakan kontraktor atau konsultan berpengalaman

Pembangunan lapangan padel membutuhkan perencanaan konstruksi yang tepat. Kesalahan desain atau pemilihan material dapat meningkatkan biaya pembangunan dan perawatan.

Tenaga profesional yang berpengalaman dapat membantu memperkirakan kebutuhan konstruksi sekaligus mengurangi risiko kesalahan pada tahap pembangunan.

4. Pertimbangkan skema patungan

Jika modal pribadi belum mencukupi, skema patungan dapat menjadi alternatif untuk membagi kebutuhan investasi dengan investor lain. Pastikan kepemilikan, kontribusi modal, tanggung jawab, pembagian keuntungan, dan mekanisme pengambilan keputusan disepakati secara tertulis sejak awal.

5. Diversifikasi sumber pendapatan

Selain sewa lapangan, pertimbangkan coaching, membership, turnamen, penyewaan perlengkapan, F&B, dan sponsorship. Semakin beragam sumber pendapatan, semakin banyak peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemasukan.

6. Optimalkan jadwal booking

Perhatikan jam dengan permintaan tinggi dan rendah. Anda dapat menyesuaikan strategi harga atau membuat paket tertentu untuk mendorong booking pada jam yang tingkat okupansinya masih rendah.

7. Kelola transaksi dan reservasi secara terpusat

Ketika jumlah booking meningkat, pencatatan melalui chat atau spreadsheet dapat semakin sulit dikontrol. Sistem POS dan reservasi dapat membantu bisnis mencatat transaksi, memantau jadwal, dan melihat data penjualan dalam satu sistem.

8. Pantau performa bisnis secara berkala

Evaluasi tingkat okupansi, omzet per lapangan, pendapatan tambahan, biaya operasional, dan jam dengan permintaan tertinggi. Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan strategi harga, promosi, dan pengembangan fasilitas.

Pastikan operasional lapangan padel tercatat rapi sejak hari pertama dengan Mekari POS

Mengelola bisnis lapangan padel bukan hanya soal membangun fasilitas yang baik — pencatatan transaksi penyewaan, pengelolaan jadwal booking, dan laporan pendapatan dari berbagai sumber perlu berjalan rapi sejak hari pertama.

Mekari POS adalah solusi multi-industri berbasis cloud untuk bisnis F&B, retail, dan jasa, dengan kapabilitas yang membantu bisnis lapangan padel mencatat setiap transaksi secara otomatis dan memantau pendapatan dari berbagai sumber dalam satu dashboard terpusat. Berikut fitur yang mendukung operasional yang lebih terstruktur:

  • Pencatatan transaksi otomatis: Setiap pembayaran sewa lapangan, coaching, maupun layanan tambahan langsung tercatat tanpa rekap manual, sehingga laporan pendapatan harian selalu akurat.
  • Laporan penjualan real-time: Pantau pendapatan per sumber dan per periode untuk mengevaluasi tingkat okupansi dan menentukan strategi harga yang lebih tepat.
  • Dukungan berbagai metode pembayaran: Terima pembayaran tunai, QRIS, kartu, maupun e-wallet dalam satu sistem kasir agar transaksi pelanggan lebih praktis.
  • Rekonsiliasi otomatis ke Mekari Jurnal: Data transaksi tersinkronisasi ke sistem akuntansi secara otomatis untuk pencatatan keuangan yang lebih lengkap.

Pastikan operasional lapangan padel tercatat rapi sejak hari pertama bersama Mekari POS.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Core & Court & Growell. “Indonesia Padel Report 2025”
Padel Business Magazine. “Global growth accelerates: Padel courts worldwide exceed 70,000”

FAQ

1. Apa itu bisnis lapangan padel?

1. Apa itu bisnis lapangan padel?

Bisnis lapangan padel adalah usaha penyediaan fasilitas olahraga padel untuk disewakan per jam, dengan pendapatan tambahan dari coaching, turnamen, membership, penyewaan perlengkapan, hingga fasilitas F&B.

2. Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis lapangan padel?

2. Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis lapangan padel?

Yang perlu dipersiapkan meliputi lahan yang memadai dengan ukuran minimal untuk lapangan standar, izin dan legalitas usaha, fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang ganti, sumber daya manusia, sistem reservasi dan pembayaran, serta analisis lokasi dan target pasar.

3. Apa saja komponen modal usaha lapangan padel?

3. Apa saja komponen modal usaha lapangan padel?

Komponennya meliputi biaya lahan, struktur dan rangka baja, kaca tempered, karpet sintetis, sistem pencahayaan, net dan perlengkapan lapangan, perizinan dan legalitas, serta fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang ganti.

4. Bagaimana Mekari POS membantu bisnis lapangan padel?

4. Bagaimana Mekari POS membantu bisnis lapangan padel?

Mekari POS membantu mencatat setiap transaksi penyewaan secara otomatis, menyediakan laporan pendapatan real-time per sumber dan per periode, serta mengintegrasikan data transaksi ke sistem akuntansi, sehingga operasional lapangan padel lebih terstruktur dan mudah dievaluasi.

Mekari POS

Mekari POS adalah solusi multi-industri yang memungkinkan bisnis F&B retail, dan jasa untuk mengelola transaksi, inventaris, dan performa seluruh cabang dari satu dasbor terintegrasi sehingga operasional berjalan lebih efisien dan bisnis dapat fokus pada pertumbuhan yang nyata

Pelajari lebih lanjut

Mekari POS adalah bagian dari ekosistem software terpadu Mekari dengan berbagai produk lainnya, seperti:

  • Semua
  • Platform
  • Akuntansi & keuangan
  • People
  • Customer
  • Services
  • Operasional & digitalisasi