5 mins read

Rumus Inventory Turnover Ratio & Cara Menghitungnya

rumus inventory turnover ratio
Mekari POS Insight
  • Inventory turnover ratio adalah metrik yang menunjukkan berapa kali suatu bisnis menjual dan mengisi ulang stoknya dalam periode waktu tertentu.
  • Rasio ini tidak hanya berguna untuk mengukur seberapa cepat stok terjual, tetapi juga membantu bisnis mengevaluasi strategi harga, hubungan dengan supplier, hingga perencanaan promosi.
  • Mekari POS membantu bisnis mencatat data penjualan dan stok secara otomatis, sehingga perhitungan inventory turnover ratio dapat dilakukan dengan data yang selalu akurat dan terkini.

Banyak pemilik bisnis hanya fokus pada berapa banyak stok yang terjual, tanpa benar-benar mengukur seberapa efisien perputaran stok mereka dibanding modal yang tertanam di dalamnya. Inventory turnover ratio hadir sebagai metrik yang membantu Anda mengevaluasi efisiensi ini secara lebih terukur.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu inventory turnover ratio, rumus menghitungnya, contoh perhitungan lengkap, rasio ideal yang perlu Anda ketahui, hingga cara meningkatkan rasio ini untuk bisnis Anda.

Apa itu inventory turnover ratio?

rumus inventory turnover ratio

Inventory turnover ratio adalah jumlah kali suatu bisnis menjual dan mengisi ulang stoknya dalam periode tertentu. Rasio ini membantu bisnis melihat seberapa cepat persediaan bergerak dan seberapa efektif stok yang dimiliki digunakan untuk mendukung penjualan.

Selain menunjukkan kecepatan perputaran stok, rasio ini juga dapat digunakan untuk mengetahui rata-rata waktu yang dibutuhkan bisnis untuk menjual seluruh stok yang tersedia. Dengan begitu, bisnis bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi persediaan dan menilai apakah jumlah stok yang disimpan sudah sesuai dengan kebutuhan.

Rasio yang lebih tinggi umumnya menunjukkan penjualan yang kuat atau perputaran stok yang cepat. Sebaliknya, rasio yang lebih rendah dapat mengindikasikan penjualan yang lemah, permintaan yang menurun, atau jumlah stok yang terlalu banyak.

Rumus inventory turnover ratio

Ada dua rumus utama yang perlu dipahami untuk menghitung inventory turnover ratio dan mengetahui berapa lama stok rata-rata tersimpan sebelum terjual.

Rumus inventory turnover ratio

Inventory Turnover Ratio = Harga Pokok Penjualan (HPP) ÷ Rata-rata Stok

Untuk mendapatkan nilai rata-rata stok, jumlahkan stok awal dan stok akhir, kemudian bagi hasilnya dengan dua. 

Penggunaan rata-rata stok membantu memberikan gambaran yang lebih representatif karena dapat mengurangi pengaruh perubahan stok yang terjadi pada satu titik waktu, misalnya akibat musim atau lonjakan permintaan.

Rata-rata Stok = (Stok Awal + Stok Akhir) ÷ 2

Rumus Days Sales of Inventory (DSI)

Setelah mengetahui inventory turnover ratio, Anda dapat menghitung rata-rata waktu yang dibutuhkan bisnis untuk menjual stoknya dalam satuan hari.

Days Sales of Inventory = 365 ÷ Inventory Turnover Ratio

Semakin kecil nilai DSI, semakin cepat stok berputar. Metrik ini juga lebih mudah digunakan untuk memahami dan mengomunikasikan kecepatan perputaran persediaan dibandingkan hanya melihat angka rasio.

Contoh perhitungan inventory turnover ratio

Berikut contoh perhitungan inventory turnover ratio menggunakan skenario sebuah bisnis furniture:

Sebuah toko furniture mencatat HPP sebesar Rp750.000.000 pada kuartal tersibuknya, dengan rata-rata stok sebesar Rp250.000.000 pada periode yang sama.

Langkah 1: Hitung inventory turnover ratio

Gunakan rumus HPP dibagi rata-rata stok:

Inventory Turnover Ratio = Rp750.000.000 ÷ Rp250.000.000 = 3 kali

Artinya, toko tersebut menjual dan mengisi ulang persediaannya sebanyak 3 kali selama periode tersebut.

Langkah 2: Hitung Days Sales of Inventory (DSI)

Setelah mengetahui inventory turnover ratio, hitung rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menjual stok:

Days Sales of Inventory = 365 ÷ 3 = 121,67 hari

Dibulatkan, toko tersebut membutuhkan waktu sekitar 122 hari untuk menjual seluruh stoknya pada tingkat perputaran tersebut.

Berapa inventory turnover ratio yang ideal?

Secara umum, inventory turnover ratio yang ideal berada di kisaran 5 hingga 10 kali. Artinya, bisnis dapat menjual dan mengisi ulang stoknya sekitar setiap satu hingga dua bulan. 

Namun, mengevaluasi inventory turnover secara agregat saja bisa menyembunyikan masalah di level produk tertentu. Berdasarkan prinsip Pareto, sekitar 80% penjualan bisnis umumnya dihasilkan oleh hanya 20% SKU yang dimiliki. – NetSuite.

Karena itu, penting untuk memantau inventory turnover di level SKU, bukan hanya secara keseluruhan, agar produk yang benar-benar mendorong penjualan tidak tertutupi oleh rata-rata dari seluruh katalog produk. 

Beberapa karakteristik bisnis berikut dapat mempengaruhi tingkat inventory turnover:

  • Industri dengan volume tinggi dan margin rendah: Cenderung memiliki inventory turnover yang lebih tinggi karena produk dijual dalam jumlah besar dan bergerak lebih cepat, seperti bisnis makanan dan minuman kemasan.
  • Industri dengan volume rendah dan margin tinggi: Cenderung memiliki inventory turnover yang lebih rendah karena produk membutuhkan waktu lebih lama untuk terjual, seperti barang mewah atau peralatan khusus.
  • Produk yang mudah rusak (perishable): Membutuhkan perputaran stok yang lebih cepat untuk mengurangi risiko pembusukan atau kedaluwarsa, seperti bisnis florist dan grosir bahan makanan.

Cara meningkatkan inventory turnover ratio

Berikut beberapa teknik yang dapat membantu mengoptimalkan inventory turnover ratio bisnis Anda:

1. Sederhanakan rantai pasok

Supplier dengan harga termurah belum tentu menjadi pilihan terbaik. Untuk produk yang krusial bagi penjualan, waktu pengiriman yang cepat dan konsisten bisa lebih penting daripada harga semata. Rantai pasok yang lebih efisien juga membantu bisnis mengurangi kebutuhan menyimpan stok berlebih sebagai cadangan.

2. Sesuaikan strategi harga

Optimalkan harga untuk meningkatkan margin pada produk dengan permintaan tinggi. Sementara itu, stok lama atau produk yang kurang laku dapat dikeluarkan melalui diskon maupun channel penjualan sekunder untuk membebaskan modal yang tertahan.

3. Bandingkan dengan rata-rata industri

Bandingkan inventory turnover bisnis dengan rata-rata industri untuk mengetahui apakah perputaran stok sudah berada pada tingkat yang sesuai. Hasil perbandingan ini dapat menjadi dasar untuk menentukan strategi produk dan persediaan yang lebih kompetitif.

4. Tingkatkan akurasi peramalan

Gunakan data penjualan dan laporan stok yang akurat untuk membuat perkiraan kebutuhan inventaris yang lebih tepat. Dengan begitu, bisnis dapat merencanakan pembelian berdasarkan pola permintaan dan mengurangi risiko kelebihan maupun kekurangan stok.

5. Otomatiskan purchase order

Gunakan sistem yang dapat membuat purchase order secara otomatis untuk produk dengan tingkat penjualan tinggi. Cara ini membantu menjaga ketersediaan stok sekaligus mengurangi pekerjaan manual dan risiko kesalahan pencatatan.

Pantau inventory turnover ratio bisnis Anda lebih akurat dengan Mekari POS

Menghitung inventory turnover ratio secara manual membutuhkan data HPP dan stok yang akurat dari waktu ke waktu, yang bisa menjadi rumit begitu bisnis Anda memiliki banyak SKU dan outlet sekaligus.

Tanpa data yang tercatat rapi, perhitungan rasio ini berisiko menjadi tidak akurat, sehingga keputusan bisnis yang diambil berdasarkan metrik ini juga menjadi kurang tepat.

Mekari POS adalah sistem kasir terpusat yang dirancang untuk bisnis retail dan F&B, membantu Anda memiliki data HPP dan stok yang akurat untuk menghitung inventory turnover ratio kapan saja. Berikut fitur yang bisa dimanfaatkan:

  • Manajemen inventaris dan produk: Pantau produk dan stok lebih akurat di setiap outlet dan gudang, memberikan data rata-rata stok yang menjadi dasar perhitungan inventory turnover, baik secara agregat maupun di level SKU tertentu.
  • Laporan dan analisis bisnis: Dapatkan data penjualan dan pergerakan stok secara real-time, membantu Anda membandingkan performa perputaran stok antarproduk atau antarperiode.
  • Integrasi native dengan Mekari Jurnal: Data transaksi dan pembelian stok tersinkronisasi otomatis ke laporan keuangan, sehingga HPP yang menjadi komponen utama rumus inventory turnover selalu akurat dan siap digunakan.

Siap pantau efisiensi perputaran stok bisnis Anda dengan data yang lebih akurat? Mulai kelola transaksi dan operasional bisnis Anda dengan Mekari POS.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

NetSuite. “Inventory Turnover Ratio Defined: Formula, Tips, & Examples”
Investopedia. “Inventory Turnover Ratio: What It Is, How It Works, and Formula”

FAQ

1. Apa itu inventory turnover ratio?

1. Apa itu inventory turnover ratio?

Inventory turnover ratio adalah metrik yang menunjukkan berapa kali suatu bisnis menjual dan mengisi ulang stoknya dalam periode waktu tertentu, digunakan untuk mengevaluasi efisiensi pengelolaan stok.

2. Bagaimana rumus inventory turnover ratio?

2. Bagaimana rumus inventory turnover ratio?

Rumusnya adalah Harga Pokok Penjualan (HPP) dibagi dengan Rata-rata Stok, di mana rata-rata stok dihitung dari stok awal ditambah stok akhir kemudian dibagi dua.

3. Berapa inventory turnover ratio yang ideal?

3. Berapa inventory turnover ratio yang ideal?

Untuk sebagian besar industri, rasio ideal umumnya berada di kisaran 5 hingga 10, meski angka ini bervariasi tergantung karakteristik industri, seperti volume penjualan, margin, dan sifat produk (mudah rusak atau tidak).

4. Bagaimana Mekari POS membantu perhitungan inventory turnover ratio bisnis?

4. Bagaimana Mekari POS membantu perhitungan inventory turnover ratio bisnis?

Mekari POS membantu mencatat data penjualan dan pergerakan stok secara otomatis di setiap transaksi, sehingga tersedia data HPP dan stok yang akurat untuk menghitung inventory turnover ratio kapan saja.

Mekari POS membantu mencatat data penjualan dan pergerakan stok secara otomatis di setiap transaksi, sehingga tersedia data HPP dan stok yang akurat untuk menghitung inventory turnover ratio kapan saja.

Mekari POS membantu mencatat data penjualan dan pergerakan stok secara otomatis di setiap transaksi, sehingga tersedia data HPP dan stok yang akurat untuk menghitung inventory turnover ratio kapan saja.