7 mins read

Cara Menghitung Diskon: Rumus dan Contoh Lengkap

cara menghitung diskon
Mekari Insight
  • Menghitung diskon adalah proses menentukan besaran potongan harga dari harga awal suatu produk, baik dalam bentuk persentase maupun nominal tetap, sebelum harga jual akhir ditetapkan.
  • Kesalahan menghitung diskon berdampak langsung pada margin, terbukti dari konsumen yang 2 kali lebih mungkin membeli produk dengan diskon 20%, dan 99% lebih mungkin membeli dengan diskon 50% dibanding harga normal.
  • Mekari POS menghitung diskon secara otomatis di setiap transaksi, sehingga bisnis dapat menerapkan promosi tanpa risiko salah hitung yang merugikan margin.

Memberikan diskon memang efektif menarik perhatian pelanggan, namun jika perhitungannya keliru, bisnis bisa saja menjual produk di bawah titik impas tanpa disadari. Kesalahan kecil dalam menghitung diskon, apalagi saat menggabungkan beberapa promo sekaligus, dapat berdampak besar pada margin keuntungan.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari pentingnya menghitung diskon dengan tepat, jenis-jenis diskon, rumus yang digunakan, cara menghitungnya, hingga tips menerapkan diskon yang aman untuk bisnis retail.

Pentingnya menghitung diskon sebelum menetapkan harga

cara menghitung diskon

Diskon adalah pengurangan dari harga awal suatu produk atau layanan, yang biasanya diberikan untuk menarik pelanggan baru, meningkatkan penjualan, atau menghabiskan stok lama. Sebelum harga jual akhir ditetapkan, penting untuk menghitung diskon dengan tepat agar bisnis tetap mendapatkan margin yang sehat.

Data Insight

Konsumen 2 kali lebih mungkin membeli produk dengan diskon 20%, dan 99% lebih mungkin membeli dengan diskon 50% dibanding harga normal – Capital One Shopping

Data ini menunjukkan bahwa betapa besar pengaruh diskon terhadap keputusan pembelian pelanggan.

Data Insight

Selain itu, 89% konsumen menyebut harga sebagai faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian mereka. – ToolsGroup

 

Temuan tersebut menegaskan bahwa diskon bukan sekadar strategi tambahan, melainkan salah satu faktor penentu keputusan pembelian.

Berikut alasan lain mengapa menghitung diskon dengan tepat sangat penting bagi bisnis.

  • Menjaga margin keuntungan: Menghitung diskon secara akurat memastikan harga jual akhir tetap berada di atas titik impas, sehingga bisnis tidak merugi meski memberikan potongan harga.
  • Membandingkan penawaran secara objektif: Perhitungan yang tepat membantu bisnis maupun pelanggan membandingkan mana penawaran yang benar-benar lebih menguntungkan di antara beberapa promo yang tersedia.
  • Menghindari kesalahan saat menggabungkan promo: Banyak bisnis menerapkan lebih dari satu diskon sekaligus, misalnya diskon musiman ditambah diskon member, sehingga perhitungan yang keliru bisa membuat potongan harga jauh lebih besar dari yang direncanakan.
  • Menentukan harga clearance sale secara tepat: Saat menghabiskan stok lama, menghitung diskon dengan benar membantu bisnis menentukan harga jual yang tetap masuk akal secara finansial.

Jenis-jenis diskon dalam bisnis retail

Setiap jenis diskon memiliki tujuan dan mekanisme yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membantu bisnis memilih strategi promosi yang paling sesuai dengan target penjualan dan karakteristik pelanggan.

1. Diskon dagang (trade discount)

Diskon dagang merupakan potongan harga yang diberikan produsen atau distributor kepada pengecer, bukan kepada konsumen akhir. Jenis diskon ini umumnya bertujuan mendorong pembelian dalam jumlah besar atau memperkuat kerja sama bisnis.

2. Diskon kuantitas (quantity discount)

Diskon kuantitas diberikan kepada pelanggan yang membeli produk dalam jumlah tertentu. Besaran diskon biasanya bersifat bertingkat sehingga semakin banyak produk yang dibeli, semakin besar pula potongan harga yang diperoleh.

3. Diskon promosi (promotional discount)

Diskon promosi digunakan untuk meningkatkan penjualan dalam periode tertentu, memperkenalkan produk baru, atau menghabiskan stok. Bentuknya dapat berupa potongan harga langsung maupun promo seperti “Beli 2 Gratis 1”.

4. Diskon musiman (seasonal discount)

Diskon musiman diberikan pada waktu-waktu tertentu, misalnya menjelang hari raya, akhir tahun, atau pergantian musim. Strategi ini bertujuan meningkatkan penjualan sekaligus mempercepat perputaran stok.

5. Diskon nominal tetap (fixed amount discount)

Pada jenis ini, pelanggan memperoleh potongan dalam nominal tertentu, misalnya Rp50.000 atau Rp100.000, tanpa dipengaruhi oleh persentase harga produk.

6. Diskon berlapis (stacked atau successive discount)

Diskon berlapis merupakan kombinasi dua atau lebih diskon yang diterapkan secara berurutan. Karena setiap diskon dihitung dari harga setelah potongan sebelumnya, total diskon efektif tidak sama dengan hasil penjumlahan seluruh persentase diskon.

7. Diskon pembayaran lebih awal (settlement discount)

Settlement discount diberikan kepada pelanggan yang melunasi tagihan sebelum tanggal jatuh tempo. Jenis diskon ini umum diterapkan pada transaksi B2B untuk mendorong pembayaran lebih cepat dan menjaga arus kas bisnis.

Rumus dalam menghitung diskon

Berikut beberapa rumus yang digunakan untuk menghitung diskon, mulai dari rumus dasar hingga rumus untuk kebutuhan yang lebih kompleks.

Rumus dasar:

  • Diskon = Harga Awal – Harga Jual
  • Diskon (%) = (Diskon ÷ Harga Awal) x 100
  • Harga Jual = Harga Awal – Diskon

Rumus mencari harga jual jika diskon dalam bentuk persentase:

Jika besaran diskon diketahui dalam bentuk persentase, Anda dapat menggunakan rumus berikut untuk menghitung harga jual setelah potongan diterapkan. 

  • Harga Jual = Harga Awal x (1 – Diskon% ÷ 100)

Rumus diskon berlapis (successive discount):

Ketika suatu produk mendapatkan dua atau lebih diskon yang diterapkan secara berurutan, total potongan harga yang diperoleh tidak dapat dihitung hanya dengan menjumlahkan setiap persentase diskon.

Hal ini karena diskon berikutnya selalu dihitung berdasarkan harga yang telah dikurangi oleh diskon sebelumnya. Untuk mengetahui total diskon efektifnya, Anda dapat menggunakan rumus berikut.

  • Diskon Berlapis (%) = X + Y − (X × Y ÷ 100)

Rumus mencari harga awal dari harga yang sudah didiskon:

Rumus ini berguna saat Anda ingin mengetahui harga asli sebuah produk berdasarkan harga setelah diskon, misalnya untuk memverifikasi apakah diskon dari supplier benar-benar dihitung dari harga yang wajar.

  • Harga Awal = Harga Jual ÷ (1 – Diskon% ÷ 100)

Cara menghitung diskon

Menghitung diskon sebenarnya cukup sederhana selama Anda mengetahui harga awal dan besaran potongan yang akan diberikan. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

1. Tentukan harga awal dan besaran diskon

Mulailah dengan mencatat harga awal produk beserta nominal atau persentase diskon yang akan diterapkan sebagai dasar perhitungan.

2. Ubah persentase diskon menjadi desimal

Jika diskon dinyatakan dalam persentase, ubah terlebih dahulu menjadi bentuk desimal dengan membaginya dengan 100. Misalnya, diskon 30% menjadi 0,3.

3. Hitung nominal diskon

Kalikan harga awal dengan nilai desimal tersebut untuk mengetahui besarnya potongan harga yang akan diberikan kepada pelanggan.

4. Tentukan harga jual akhir

Kurangkan nominal diskon dari harga awal untuk memperoleh harga akhir yang harus dibayarkan pelanggan setelah mendapatkan potongan harga.

Contoh perhitungan diskon tunggal:

Sebuah produk dijual dengan harga awal Rp450.000 dan mendapat diskon 40%.

Diskon = 40% x Rp450.000 = Rp180.000

Harga Jual = Rp450.000 – Rp180.000 = Rp270.000

Jadi, pelanggan hanya perlu membayar Rp270.000 untuk produk tersebut.

Contoh perhitungan diskon berlapis:

Sebuah produk dengan harga awal Rp300.000 mendapat diskon musiman 20%, kemudian ditambah diskon khusus member sebesar 10%.

Setelah diskon pertama: Rp300.000 x (1 – 0,2) = Rp240.000

Setelah diskon kedua: Rp240.000 x (1 – 0,1) = Rp216.000

Total diskon efektif yang didapat pelanggan adalah 28%, bukan 30% seperti yang mungkin terlihat sekilas jika kedua persentase hanya dijumlahkan begitu saja.

Tips menggunakan diskon untuk bisnis retail

Strategi diskon akan memberikan hasil yang optimal jika diterapkan dengan perhitungan yang tepat. Berikut beberapa tips yang dapat membantu bisnis memaksimalkan manfaat diskon tanpa mengurangi profit.

1. Hitung dampaknya terhadap margin keuntungan

Pastikan harga setelah diskon masih memberikan keuntungan bagi bisnis. Sebelum menjalankan promo, periksa kembali apakah harga jual tetap berada di atas biaya pokok penjualan.

2. Hindari praktik fake discount

Jangan menaikkan harga terlebih dahulu hanya agar potongan harga terlihat lebih besar. Selain dapat menurunkan kepercayaan pelanggan, praktik ini juga berpotensi melanggar ketentuan perlindungan konsumen.

3. Perhatikan urutan perhitungan pajak

Pastikan diskon diterapkan terlebih dahulu sebelum menghitung pajak. Cara ini membuat pelanggan hanya dikenakan pajak berdasarkan harga yang benar-benar dibayarkan.

4. Sesuaikan waktu pemberian diskon

Pilih momentum yang tepat, seperti akhir musim, hari besar, atau periode clearance sale, agar program diskon mampu meningkatkan penjualan secara lebih efektif.

5. Bandingkan harga per unit pada promo bundling

Untuk promo bundling atau pembelian dalam jumlah tertentu, pastikan harga per unit benar-benar lebih murah sehingga pelanggan memperoleh manfaat yang nyata.

6. Batasi kombinasi promo yang dapat digunakan

Tetapkan batas maksimal diskon yang dapat digabungkan agar total potongan harga tetap terkendali dan tidak mengurangi margin keuntungan secara berlebihan.

Bagaimana Mekari POS membantu seller dalam menetapkan harga diskon?

Menetapkan harga diskon tidak hanya sekadar menentukan besaran potongan harga, tetapi juga memastikan setiap promo diterapkan secara akurat agar tidak mengurangi margin keuntungan. Semakin banyak program promosi yang dijalankan, semakin besar pula risiko kesalahan apabila perhitungan masih dilakukan secara manual.

Untuk membantu mengatasi tantangan tersebut, Mekari POS hadir sebagai aplikasi kasir yang memudahkan bisnis retail dan F&B dalam mengelola harga diskon melalui sistem yang terintegrasi. Mulai dari penerapan promo, pencatatan transaksi, hingga sinkronisasi data ke Mekari Jurnal, seluruh proses dilakukan secara otomatis sehingga lebih akurat dan efisien.

Selain membantu menerapkan harga diskon dengan lebih tepat, Mekari POS juga mendukung kelancaran operasional bisnis melalui berbagai fitur berikut.

  • Proses transaksi yang lebih cepat: Sistem kasir yang intuitif membantu kasir memproses transaksi dengan lebih efisien sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama, bahkan saat toko sedang ramai.
  • Transaksi tetap berjalan secara online maupun offline: Aktivitas penjualan tetap dapat dilakukan meskipun koneksi internet mengalami gangguan, sehingga operasional bisnis tidak terhambat.
  • Mendukung berbagai metode pembayaran: Terima pembayaran melalui QRIS, e-wallet, transfer bank, kartu debit atau kredit, hingga EDC dalam satu sistem untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pelanggan.
  • Pencatatan transaksi yang lebih akurat: Sistem transaksi yang terstruktur membantu mengurangi risiko kesalahan input sekaligus memastikan seluruh data penjualan tercatat dengan rapi.
  • Terintegrasi dengan perangkat POS: Mekari POS dapat dihubungkan dengan berbagai hardware POS dan printer struk untuk mendukung proses transaksi yang lebih cepat dan efisien.

Siap menetapkan harga diskon yang lebih akurat sekaligus mengoptimalkan strategi promosi bisnis? Kelola seluruh operasional bisnis Anda dengan lebih mudah bersama Mekari POS. 

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari POS are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Officeless is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Capital One Shopping. “Discount Marketing Statistics (2026): Do Discounts Actually Work?”
ToolsGroup. “The Top 20 Discount Shopping Statistics for Retailers”

FAQ

1. Bagaimana cara menghitung diskon?

1. Bagaimana cara menghitung diskon?

Diskon dihitung dengan mengalikan harga awal dengan persentase diskon dalam bentuk desimal, lalu hasilnya dikurangkan dari harga awal untuk mendapatkan harga jual akhir.

2. Bagaimana cara menghitung diskon berlapis (stacked discount)?

2. Bagaimana cara menghitung diskon berlapis (stacked discount)?

Diskon berlapis dihitung secara berurutan, di mana diskon kedua diterapkan pada harga yang sudah dipotong diskon pertama, sehingga totalnya lebih kecil dibanding hasil penjumlahan kedua persentase secara langsung.

3. Apa yang perlu diperhatikan saat menerapkan diskon untuk bisnis retail?

3. Apa yang perlu diperhatikan saat menerapkan diskon untuk bisnis retail?

Perhatikan dampaknya terhadap margin, hindari diskon palsu yang menaikkan harga awal secara artifisial, urutan perhitungan pajak, momentum penerapan, harga per unit pada bundling, serta batas maksimal diskon yang bisa digabungkan.

4. Bagaimana Mekari POS membantu bisnis menetapkan harga diskon?

4. Bagaimana Mekari POS membantu bisnis menetapkan harga diskon?

Mekari POS menghitung diskon secara otomatis di setiap transaksi melalui sistem yang terintegrasi, lengkap dengan pencatatan otomatis ke Mekari Jurnal, sehingga bisnis dapat menerapkan promosi tanpa risiko salah hitung.